Working Groups
Agribisnis
Latar belakang
Agribisnis merupakan sektor penting bagi perekonomian Aceh. Sebagian besar penduduk Nanggroe Aceh Darussalam menggantungkan hidupnya dari sektor ini, dan sektor pertanian pada umumnya. Sehingga, jika sektor ini di kelola dengan baik maka dampaknya terhadap perekonomian sangat besar. Kenyataan ini merupakan faktor utama terbentuknya working group Agribisnis pada peresmian Aceh Business Forum, 28 Januari 2008 lalu.
Working Group ini telah mengadakan pertemuan dengan para pelaku usaha yang terkait di Banda Aceh dan Bireuen. Sekitar 20 orang peserta mengikuti pertemuan-pertemuan sektor agribisnis ini. Peserta working group ini dibagi kedalam 4 kelompok yaitu: pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.
Kelompok ini telah mengemukakan berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi seperti kelemahan infrastruktur pendukung dunia usaha, kurangnya penyuluhan dan pendampingan, pemasaran produk paska panen yang tidak optimal, dan isu-isu penghambat lainnya.
Co-chair Sektor Swasta: Shalahuddin Alfata
Co-chair Pemerintah: -
Peserta:
- PT. Genap Mupakat
- Koperasi Tunas Indah
- Panglima Laot
- HIPKAPI
- KSU Lhok Kuala
- PT. Mandago Int.
- PT. Sinopun.
Agensi Pemerintahan Aceh yang terkait:
- Dinas Pertanian Tanaman Pangan Prov. NAD
- Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. NAD
- Dinas Kehutanan dan Perkebunan Prov. NAD
- Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Prov. NAD




