Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/acehbusi/public_html/wp-settings.php on line 512

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/acehbusi/public_html/wp-settings.php on line 527

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/acehbusi/public_html/wp-settings.php on line 534

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/acehbusi/public_html/wp-settings.php on line 570

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/acehbusi/public_html/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/acehbusi/public_html/wp-includes/query.php on line 61

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/acehbusi/public_html/wp-includes/theme.php on line 1109

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/acehbusi/public_html/wp-content/plugins/dd-formmailer/dd-formmailer.php on line 2009
Aceh Business Forum » Tentang ABF

Working Group


Working Group Agribisnis
Working Group Pariwisata, Perdagangan dan Industri
Working Group Regulasi Working Group Infrastruktur Working Group Perdagangan dan Industri

Tentang ABF

Forum Bisnis Aceh (Aceh Business Forum/ABF) merupakan wadah dan juga nama dari kegiatan PPD (Public-Private Dialogue) di Aceh. Forum bisnis diselenggarakan sebagai sarana penyampaian informasi mengenai kebijakan dan perkembangan pembangunan perekonomian serta sarana untuk menguraikan agenda perbaikan iklim bisnis dan dunia usaha. Disarankan agar agenda dari ABF dapat sejalan dan terintegasi dengan dialog yang dilakukan di dalam Kelompok Kerja Sektoral (Working Groups/WG) yang merupakan fokus utama dari usulan untuk memulai proses PPD ini.

Kesinambungan proses PPD dan ABF ini sangat bergantung pada kesadaran dan kapasitas dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN), aosiasi usaha, dan para pelaku dunia usaha lainnya untuk memanfaatkannya seoptimal mungkin, sehingga kelak mereka dapat menjadi perwakilan sektor swasta dalam membina dan melakukan pengawasan terhadap proses ini. Sektor swasta harus senantiasa melakukan konsolidasi dan membangun jaringan komunikasi yang lebih terarah dan edektif sehingga pada waktunya PPD dapat dijadikan sarana untum membangkitkan kembali kekompakan dan kejayaan para pelaku dunia usaha Aceh.

Proses dari semua kegiatan ini akan diduking secara penuh oleh sekretariat. Sekretariat memegang tanggung jawab untuk melakukan koordinasi dan memfasilitasi seluruh proses PPD ini, termasuk diantarananya menyediakan dukungan dan memastikan terselenggaranya proses yang terstruktur serta menjadi lerja sama dengan seluruh peserta dalam membangun proses dialog yang jelas dan transparan. Dengan pengalaman yang dimiliki IFC dalam mengelola PPD akan membantu untuk memperkenalkan dan mengelola sekretariat ini sekurang-kurangnya selama dua tahun ke depan.

Kelak diharapkan sekretariat dan seluruh komponen PPD ini dapat berjalan sendiri tanpa membutuhkan bimbingan dan bantuan dari pihak luar. Diharapkan juga pada saatnya nanti, ABF dapat menjadi bagian dari agenda tahunan pemerintah dan dunia usaha Aceh.